Bencana Terbesar Dunia

Kapankah Bumi kehilangan 1/6 penduduknya?

Ada yang berani jawab?tulis di Komentar ya….

Iklan

KAMUS online

Kalo udah denger kata kamus biasanya yang ada di benak kita adalah sebuah buku yang tebalnya minta ampun, yang berisi sekumpulan kata beserta artinya.

Seringkali dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan banyak kata-kata asing yang belum kita ketahui artinya.  Nah, kalo udah bingung biasanya kita bakal nanya orang tentang kata-kata asing tersebut, tapi kalo yang ditanya juga bingung ya jangan bingung berjamaah donk.  Buka kamus dan cari deh kata-kata sulit tersebut.

Emang betul tuh, buat sebagian orang buka KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) lebih berat ketimbang bawa tuh kamus kemana-mana.  Terus gimana nih menyiasati kebingungan kita pada makna suatu kata sementara kita males banget buka kamus.

Kalo kata Bu Farida (Guru Bhs Ind saya waktu SMA), salah sendiri kalo kita banyak gak tahu istilah baru Bhs Indonesia kalo kita males buka kamus.  Kalo udah males, ilmu apapun bakalan males juga deketin kita.

Tapi kayaknya memang kita kudu pikirin tuh, di jaman yang serba moderen dan mudah, kayaknya gak asik banget dech kemana-mana bawa kamus segede gaban, ditenteng-tenteng sok banget doyan baca.  Sekarang tuh udah era digital, apa-apa udah serba ringkas, tinggal pijit terus liat, gampang kan?

Nah, tapi kalian udah pada punya belum tuh kamus bhs indonesia versi digitalnya?

Buku pelajaran sekolah aja sekarang sudah ada format pdfnya (e-book), masa kamus nggak ada sih…?

Buat kalian yang di rumah bisa online 24 jam (unlimited maksudnya) atau bisa sering buka internet kapan ajah, boleh deh dicoba KBBI online. Kalo nemu kata yang susah, langsung ajah tulis katanya dan enter, server akan otomatis cari arti dari kata yang bersangkutan. Wuih gampang banget ya…

KBBI online bisa kalian buka di browser dengan alamat :

http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/

nanti bakal langsung kebuka tuh halaman resmi KBBI yang emang sengaja dibuat pemerintah buat mempermudah kita.

Terus, ada nggak ya KBBI versi mobile? sampai saat ini sih saya belum nemuin tuh yang bisa diopen dengan browser di hape.  Mungkin masih dalam pengembangan, kita tunggu ajah ya…

Tapi kalo kamus Bhs Inggris, tinggal install ajah aplikasi snaptu di hape yang punya fasilitas java, di situ ada widget dictionary yang bisa kita pake buat nyari arti kata Bhs Inggris.  Tapi tetep online juga tuh (kena pulsa).

Atau kalau ada yang berminat, saya punya program kamus basis java gratis yang gak pake online.  Tentunya punya kelemahan donk yaitu ada banyak kosa kata baru yang gak bisa kita temuin, soalnya gak real time sih…

Jadi, hari gini masih bingung mau buka kamus? Jangan deh, mending buka wikipedia (tapi masih tidak terlalu lengkap untuk kosakata Bhs Indonesia).  Atau langsung ajah buka KBBI online…budayakan produk dalam negeri ya chuy…

Nb :

Kalo mau tahu arti kamus secara lengkap bisa buka situs berikut :

1) http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php

2) http://id.wikipedia.org/wiki/Kamus

Kepribadian Ganda

Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Kadang si penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.

Maaf nih ya, artikelnya Mas Copas (Copy-Paste) dari situs ini nih…

Dalam artikel lain mengatakan sebagai berikut:

Kepribadian ganda terbentuk dari rasa traumatik masa kecil yang biasanya terjadi antara umur 4-6 tahun. Penderita menghibur diri sendiri dari sesuatu yang menyakitkan dengan menciptakan kepribadian lain buat menampung semua perasaannya. Dengan kata lain anak berusaha melindungi dirinya dari hal yang kurang mengenakan yang pernah dialami.
Agar lebih jelas contohnya seperti ini ada kepribadian yang tahu soal peristiwa traumatik itu, dan ada kepribadian yang sama sekali tidak mengetaui. Akhirnya mereka terbiasa saling melindungi diri dari masalah dengan mengonta ganti kepribadiannya hingga mereka tumbuh dewasa. Tiap ada masalah baru, artinya ada kepribadian baru juga. Jadi jangan kaget ada penderita yang bisa punya sepuluh (atau lebih) kepribadian yang berbeda-beda!
Kepribadian ganda adalah seseorang yang berusaha menghibur diri dengan menciptakan kepribadian lain yang dapat menampung semua perasaanya.
Cara kita tau diri sendiri punya kepribadian ganda adalah jika kita punya perilaku yang berbeda tuk kondisi/ lingkungan yang berbeda.
Penyebab kepribadian ganda adalah peristiwa traumatik pada usia kanak-anak.
Menurut Universitas kedokteran hanover di jerman Bermain game di Internet secara berlebihan dengan menggunakan personalitas rekaan dapat menyebabkan gangguan kepribadian ganda. Universitas tersebut memperlihatkan satu contoh pada seorang pasien wanita yang telah bermain games di Internet selama beberapa jam sehari dengan periode lebih dari tiga bulan dan menggunakan berbagai personalitas dari sejumlah tokoh berbeda.”Selama waktu itu tokoh-tokoh rekaan secara lambat laun mengambil alih personalitas yang telah diabaikan. Pasien tersebut kehilangan kendali atas identitas dan kehidupan sosial miliknya sendiri,” kata Bert de Wildt dari universitas itu, seperti dilaporkan DPA.Dalam psikoanalisa, para ahli terapi menemukan pasien wanita itu telah berkembang menjadi berkepribadian ganda.De Wildt selanjutnya menjelaskan bahwa bermain games dengan memainkan penokohan bukan satu-satunya penyebab gangguan itu, namun para pakar merasa yakin permainan itu dapat memicu kondisi itu dan dapat membuatnya terus berlangsung.Depresi dan kegelisahan dapat juga disebabkan permainan seperti ini, kata De Wildt.
Misteri schizofrenia atau kepribadian ganda sebagai jenis penyakit gangguan ingatan kini tengah diteliti secara mendalam oleh tim ahli Institut Penelitian Kesehatan Mental di Melbourne, Australia. Selama empat tahun, para peneliti ini mengidentifikasi sejumlah gen dalam tubuh manusia yang diduga penyebab schizofrenia. Salah seorang guru besar institut Brian Dean mengatakan, penelitian ini diharapkan dapat membuka kemungkinan untuk mengobati gangguan schizophrenia.Para ahli itu mengumpulkan jaringan otak yang diambil dari tubuh bangkai manusia. Dari jaringan otak itu mereka telah menemukan 69 macam gen yang diduga penyebab schizofrenia. Gen-gen itu berbeda dengan gen-gen otak milik manusia yang tidak menderita schizophrenia. Jika pemiliknya menderita schizophrenia, maka sejumlah gen tertentu di dalam otaknya terdapat kandungan asam ribonukleik (RNA).RNA dalam gen penderita schizophrenia bisa lebih tinggi dan bisa pula lebih rendah daripada yang dikandung gen-gen orang normal. RNA berfungsi sebagai pengalih informasi genetik dari DNA menjadi protein. Menurut tim peneliti, ke-69 gen itu telah mengalami mutasi sehingga menimbulkan schizophrenia.Schizophrenia adalah istilah umum yang mengacu kepada kelainan psikotis yang menimbulkan cara berpikir khayal dan tidak logis. Tanda-tanda awal penyakit ini dapat muncul sejak remaja atau pada usia 20 tahun. Penelitian juga menyebutkan, satu dari seratus orang berpeluang mengidap schizophrenia. Untuk mengenali schizophrenia, sebuah perusahaan obat di Australia telah menciptakan alat simulasi audio-visual. Alat ini menggambarkan apa yang dirasakan oleh pengidap schizophrenia ketika sedang kambuh.
Richard McLean, seorang warga Melbourne, adalah salah satu contoh pengidap schizophrenia. Namun McClean termasuk beruntung karena otaknya masih dapat bereaksi bila teratur minum obat. Efek samping obat itu memang ada, tetapi obat itu memungkinkan ia lebih produktif. Dia bekerja sebagai perancang grafis dan telah menerbitkan buku tentang pengalamannya mengatasi schizophrenia.

Nah, yang ini Mas dapet dari http://welldan.web.ugm.ac.id/?p=7

Ada yang mau nambahin ?